Operator SPBU mengisi BBM ke mobil pelanggan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Karimunjawa tetap aman, menjelang arus mudik dan libur Lebaran, meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu distribusi.

General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Fanda Chrismianto mengatakan kondisi cuaca yang kerap berubah dan gelombang laut tinggi, menjadi perhatian utama dalam menjaga kelancaran pasokan BBM ke wilayah kepulauan tersebut.

“Karimunjawa menjadi atensi kami karena cuaca ekstrem masih sering terjadi dan berdampak pada distribusi BBM melalui jalur laut,” kata Fanda.

Fanda menjelaskan, sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyiagakan dua unit mobil tangki di Karimunjawa.

Keberadaan mobil tangki tersebut, difungsikan sebagai tambahan kapasitas penyimpanan untuk memperkuat stok BBM di wilayah tersebut.

“Ini kami posisikan sebagai tambahan storage untuk memperpanjang umur stok, sehingga saat cuaca buruk, masyarakat masih memiliki cadangan yang memadai,” jelasnya.

Lebih lanjut Fanda menjelaskan, berdasarkan data terkini, stok BBM di SPBU Karimunjawa terpantau dalam kondisi aman.

Pertalite, stok mencapai 10.944 liter dengan rerata konsumsi harian sekira 1.900 liter, sehingga memiliki ketahanan hingga enam hari.

Sedang Biosolar, stok tercatat sebesar 45.800 liter dengan konsumsi harian sekira 3.700 liter atau setara dengan ketahanan hingga 12 hari.

Sementara Dexlite, memiliki stok 571 liter dengan konsumsi harian 73 liter, cukup untuk sekira delapan hari ke depan.

“Dengan langkah antisipatif ini, kami optimis kebutuhan BBM masyarakat dan wisatawan di Karimunjawa selama periode Lebaran dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (Bud)