Semarang, Idola 92,6 FM – Selama Ramadan, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah menyalurkan tambahan elpiji tiga kilogram sebanyak 710.160 tabung atau setara 2.130 metrik ton (MT) untuk wilayah Jawa Tengah, khususnya Semarang dan Muria Raya.
Tambahan pasokan ini berada di luar alokasi harian reguler, dan dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan konsumsi elpiji tiga kilogram selama bulan suci.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan penambahan tersebut, merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah setelah melihat tren peningkatan kebutuhan elpiji saat Ramadan. Hal itu dikatakan melalui siaran pers secara daring, Rabu (25/2).
“Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi selama Ramadan. Tambahan 710.160 tabung akan disalurkan secara bertahap mulai hari ini hingga minggu depan dan akan terus kami evaluasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan,” kata Taufiq.
Menurut Taufiq, tambahan pasokan ini akan langsung memerkuat stok di tingkat pangkalan resmi, agar masyarakat tetap dapat memeroleh elpiji tiga kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji tiga kilogram di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai HET, yakni Rp18 ribu per tabung. Lokasi pangkalan terdekat dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal guna mengetahui titik distribusi resmi,” jelasnya.
Taufiq menjelaskan, masyarakat juga diminta tidak membeli elpiji tiga kilogram dengan harga yang melambung tinggi di atas HET guna menghindari praktik oknum tidak bertanggung jawab.
Secara rerata, di setiap desa atau kelurahan terdapat 9-10 pangkalan resmi elpiji tiga kilogram yang telah terdaftar dan diawasi.
“Pertamina memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan monitoring intensif guna menjamin distribusi elpiji tiga kilogram berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan,” pungkasnya. (Bud)









