Petugas PLN melakukan perawatan jaringan listrik di kawasan wisata Candi Prambanan.

Semarang, Idola 92,6 FM-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah-Yogyakarta memastikan, sistem kelistrikan di kedua wilayah dalam kondisi aman dan andal selama periode Siaga Idul Fitri tahun ini.

Diproyeksikan, beban puncak sebesar 3.866 MW, dan sistem kelistrikan memiliki daya mampu pasok mencapai 7.203 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 3.337 MW atau reserve margin 46,33 persen yang cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode perayaan Idul Fitri.

General Manager PLN UID Jateng-DIY Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan guna menjaga keandalan tersebut, pihaknya telah menyiapkan 3.888 personel siaga yang terdiri dari 3.440 tenaga alih daya dan 358 pegawai PLN serta 90 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Hal itu dikatakan saat berada di Semarang, kemarin.

Bramantyo menjelaskan, seluruh personel disiagakan untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal, serta memercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.

Kesiapan ini juga didukung dengan berbagai peralatan operasional, antara lain 99 posko siaga, 84 unit genset, 43 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) , 141 unit Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 284 mobil operasional serta 403 sepeda motor operasional yang tersebar di berbagai wilayah kerja PLN UID Jateng-DIY.

Menurut Bramantyo, selain menjaga keandalan sistem, pihaknya juga melakukan pengamanan pasokan listrik pada 296 lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Idul Fitri.

Lokasi tersebut meliputi 76 tempat ibadah, 126 instansi pemerintah, 19 tempat wisata, 23 rest area serta 52 pusat transportasi seperti bandara, stasiun, terminal dan pelabuhan.

“Langkah pengamanan keandlaan pasokan listrik ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga mudik Lebaran dapat berjalan dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” kata Bramantyo.

Bramantyo menjelaskan, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, pihaknya juga memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di jalur-jalur strategis.

Saat ini, terdapat 305 SPKLU yang tersebar di 192 lokasi dengan berbagai tipe pengisian mulai dari Ultra Fast Charging dan Fast Charging serta Medium Charging hingga Standard Charging yang telah melalui pengecekan dan pengujian guna memastikan operasional berjalan optimal.

“Khusus untuk mendukung perjalanan mudik kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, kami telah menyiapkan 79 unit SPKLU yang tersebasehingga pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan mudah, cepat, dan nyaman sepanjang perjalanan,” pungkasnya. (Bud)