
Semarang, Idola 92,6 FM-Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Tengah melaksanakan risk assessment di Objek Wisata Pantai Karangjahe, di Kabupaten Rembang, kemarin.
Direktur Pamobvit Kombes Pol Anuardi mengatakan Pantai Karangjahe merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat saat musim liburan, terutama Lebaran. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
Menurut Anuardi, setiap tahunnya, ribuan pengunjung memadati kawasan ini untuk menikmati suasana pantai, wahana perahu wisata hingga berbagai spot rekreasi keluarga.
“Tingginya animo tersebut mendorong perlunya pengecekan menyeluruh dari sisi keamanan dan keselamatan,” kata Anuardi.
Anuardi menjelaskan, tim melakukan pemeriksaan detail pada wahana perahu wisata dan perahu karet, termasuk kelengkapan dan kelayakan life jacket, kapasitas angkut, prosedur keselamatan naik-turun penumpang serta papan informasi keselamatan yang harus mudah dipahami pengunjung.
Pengecekan juga dilakukan di areal gardu pandang dan titik keramaian, memastikan pagar pengaman kokoh, konstruksi bangunan layak, serta rambu peringatan terpasang jelas.
Dari aspek kesehatan, tim mengevaluasi ketersediaan kotak P3K, peralatan medis dasar, hingga kesiapsiagaan petugas apabila terjadi situasi darurat.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif, agar masyarakat dapat menikmati momen libur dengan aman dan nyaman. Kami ingin memastikan setiap keluarga yang datang berwisata merasa terlindungi. Ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman sebelum potensi risiko itu muncul,” jelasnya.
Sementara Kabid Humas Kombes Pol Artanto menambahkan, Polri berupaya memastikan destinasi favorit masyarakat benar-benar siap menyambut Lebaran.
Melalui langkah preventif ini, Polda Jateng berharap masyarakat dapat menikmati suasana Pantai Karangjahe dengan penuh kegembiraan, sembari tetap mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
“Momentum Lebaran harus menjadi momen kebahagiaan. Karena itu, aspek keamanan dan keselamatan di lokasi wisata menjadi perhatian serius kami,” ucapnya. (Bud)














