Dua ekor sapi berukuran besar membuat Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang, Aceh semringah menyambut bulan Ramadan 1447 H. Kedua sapi berukuran jumbo tersebut merupakan sedekah pribadi dari Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi Meugang di pondok pesantren tersebut. (Foto Dok. Bakom RI)

Aceh Tamiang, Idola 92.6 FM-Dua ekor sapi berukuran besar terlihat diantar menggunakan mobil bak menuju halaman Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang, Aceh. Sejumlah warga kemudian menggiring keduanya turun dari kendaraan dan mengikatnya pada dua batang pohon.

Tak berselang lama, kedua sapi tersebut disembelih dan dipotong menjadi beberapa bagian. Dagingnya kemudian didistribusikan kepada para santri serta pengurus pondok pesantren.

Kedua sapi berukuran jumbo tersebut merupakan sedekah pribadi dari Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi Meugang di pondok pesantren tersebut, yakni tradisi memasak daging sapi atau kerbau sebagai wujud syukur dan kebersamaan menjelang bulan suci Ramadan. Sapi itu diantar oleh tim Badan Komunikasi Pemerintah Ri dan kelompok relawan.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Ustad Mulkana, mengaku bersyukur atas sedekah tersebut karena para santri dan pengajar dapat kembali merasakan tradisi Meugang meski di tengah keterbatasan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada November lalu.

“Ketika mengajak santri ke pondok ini, kami sempat berpikir. Nanti seperti apa kami melaksanakan Meugang? Apakah anak-anak akan melewati Meugang? Jadi alhamdulillah, ini pengalaman pertama buat kami,” ujar Mulkana ditemui di lokasi, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan bahwa daging dari kedua sapi tersebut telah dibagikan kepada lebih dari 200 santri dan lebih dari 50 anggota dewan guru di pondok tersebut. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya melengkapi tradisi, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi warga pondok dalam menjalankan ibadah sepanjang Ramadan.

“Mudah-mudahan apa yang dimakan nanti akan menjadi energi yang menguatkan ibadah mereka dan semangat menyambut Ramadan. Ini karena Meugang tidak pernah terlewatkan oleh kami, warga Aceh,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan terima kasih serta doa sebagai ungkapan syukur atas bantuan tersebut. “Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah dan menjadi berkah juga,” pungkasnya. (her/dav)