Satgas Pangan Polda Jateng bersama dinas terkait melakukan pemantauan harga dan stok bahan komoditas pangan di Pasar Jatingaleh Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadan dan Idul Fitri 2026, Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi bahan pokok, kemarin.

Pengecekan dilakukan di Pasar Tradisional Jatingaleh dan Swalayan ADA Banyumanik, untuk memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman.

Direktur Reskrimsus Kombes Pol Djoko Julianto mengatakan hasil pantauan menunjukkan, harga kebutuhan pokok secara umum masih stabil.

Tim yang terdiri dari Ditreskrimsus dan Satgas, Pangan bersama instansi terkait turun langsung memeriksa kios sembako dan sayuran serta daging hingga beras.

“Kita tadi bersama-sama melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional. Secara umum harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Ada sejumlah barang yang mengalami kenaikan, seperti cabai dan bawang merah-putih, tetapi tidak signifikan. Faktor cuaca musim hujan memengaruhi distribusi, namun stok masih mencukupi,” kata Djoko.

Djoko menjelaskan, harga daging sapi dan daging ayam juga masih dalam kategori normal karena permintaan belum meningkat tajam.

Namun, pihaknya mengantisipasi potensi kenaikan permintaan mendekati Lebaran.

“Menjelang Idul Fitri biasanya permintaan meningkat dan bisa berdampak pada harga. Karena itu, kami bersama kementerian dan lembaga terkait berupaya menjaga stabilitas agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan,” jelasnya.

Menurut Djoko, selain memantau harga, Satgas Pangan juga memastikan distribusi komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng berjalan lancar.

Wakil Pimwil Perum Bulog Jateng Gandi Prarista menambahkan, pihaknya telah melakukan droping beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) ke pasar tradisional dengan harga sesuai HET Rp12.500 per kilogram.

Sementara MinyaKita, dijual sesuai ketentuan harga eceran tertinggi.

“Untuk persediaan beras di gudang kami sangat aman, bahkan cukup hingga pertengahan tahun. Saat ini juga sedang masa panen sehingga penyerapan gabah terus kami lakukan,” ucapnya.

Gandi menjelaskan, sebagai langkah antisipasi praktik spekulasi harga, petugas turut menempelkan stiker berisi daftar Harga Acuan Penjualan Tingkat Konsumen di sejumlah kios.

Satgas Pangan memastikan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. (Bud)