Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan saat menunjukkan BBM yang telah dilakukan uji kandungan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, berdampak pada operasional SPBU.

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat, beberapa SPBU terpaksa menghentikan layanan sementara demi menjamin keselamatan dan kualitas produk.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan penutupan sementara dilakukan sesuai prosedur keselamatan pada SPBU, yang terdampak langsung genangan banjir. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

“Beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Kudus kami hentikan operasionalnya sementara waktu karena terdampak banjir,” kata Taufiq.

Taufiq menjelaskan, SPBU yang ditutup sementara tersebut adalah SPBU 43.593.18 di Jalan Lingkar Utara, Desa Bacin; SPBU 44.593.15 di Jalur Pantura Demak-Kudus dan SPBU 48.595.05 di Jalan Raya Demak, perbatasan Kudus-Demak.

“Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina mengarahkan konsumen ke sejumlah SPBU terdekat yang masih beroperasi sebagai lokasi alih suplai. SPBU tersebut meliputi SPBU 44.593.04 Matahari di Jalan Jenderal Ahmad Yani, SPBU 44.593.01 Prambatan di Jalan Raya Kudus–Jepara, SPBU 44.593.09 Hadipolo di Jalan Raya Kudus–Pati, serta SPBU 44.593.25 Rendeng di Jalan Jenderal Sudirman, Kudus,” jelasnya.

Lebih lanjut Taufiq menegaskan, Pertamina mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas produk dalam setiap kondisi darurat.

Seluruh fasilitas yang terdampak banjir tidak akan dioperasikan kembali sebelum melalui pemeriksaan menyeluruh.

“Kami memastikan kualitas BBM dan elpiji tetap sesuai standar. Setiap SPBU yang terdampak banjir akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum kembali melayani masyarakat,” pungkasnya. (Bud)