
Semarang, Idola 92,6 FM-Kuota jamaah haji Jawa Tengah pada 2026 ini, mencapai 34.122 orang.
Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang, bila dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jateng Fitriyanto mengatakan kuota haji di wilayahnya terdiri dari haji reguler, prioritas lansia, pembimbing KBIHU serta Petugas Haji Daerah dari provinsi ini. Hal itu dikatakan usai bertemu Wagub Taj Yasin, kemarin.
Fitriyanto menjelaskan, hingga kini calon jamaah yang sudah melakukan pelunasan biaya haji telah melampuai kuota.
Sampai Januari 2026, jumlah jamaah yang melakukan pelunasan sudah mencapai 34.518 orang, atau sekira 102 persen dari kuota.
“Sehingga, Insya Allah kuota jamaah haji Jawa Tengah dapat diberangkatkan 100 persen, sepanjang tidak ada kendala seperti jemaah yang sakit, mundur dan sebagainya,” kata Fitriyanto.
Menurut Fitriyanto, mekanisme keberangkatan jamaah haji Jateng-DIY pada tahun ini mengalami perubahan.
Jika sebelumnya jamaah haji DIY transit di Asrama Haji Donohudan, maka pada tahun ini, DIY menjadi embarkasi mandiri berbasis hotel dan terbang dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)
“Untuk Jawa Tengah dan DIY yang sebelumnya seluruhnya melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, tahun ini akan dibagi menjadi dua. Sekitar 81 persen jamaah akan tetap berangkat melalui Embarkasi Solo, sementara sisanya atau sekitar 25 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport,” jelasnya.
Lebih lanjut Fitriyanto menjelaskan, terkait jadwal keberangkatan, kloter pertama jamaah haji asal Jateng dijadwalkan mulai bergerak pada April 2026 mendatang.
“Insya Allah, keberangkatan kloter pertama akan dimulai pada 21 April 2026 menuju Solo atau pun ke Yogyakarta, dan pada 22 April 2026 akan diberangkatkan ke Arab Saudi,” pungkasnya. (Bud)







