Sejumlah siswa saat berlatih men-dribbel bola basket.

Semarang, Idola 92,6 FM-Upaya menelusuri sekaligus mengembangkan bibit atlet basket muda di Kota Semarang semakin digencarkan.

Binus School Semarang berkolaborasi dengan DBL Academy, menggelar program pelatihan basket pada 14-15 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin Direktur Basket DBL Academy Coach Dimaz Muharri bersama jajaran Head Coach DBL Academy ini, diikuti siswa Binus School Semarang serta perwakilan dari hampir 20 sekolah di Semarang dan sekitarnya.

Program ini tak sekadar menjadi ajang latihan teknis, tetapi juga wadah pencarian dan pembinaan potensi atlet muda berbakat.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembinaan menyeluruh, mulai dari teknik dasar seperti dribbling dan shooting hingga penguatan mental, kepercayaan diri dan ketangguhan menghadapi tekanan pertandingan.

Marketing Manager Binus School Semarang Katharina Vika mengatakan kolaborasi ini menjadi wujud komitmen sekolah, dalam mendukung keseimbangan akademik dan pengembangan bakat siswa.

“Kami percaya pengembangan karakter dan bakat harus berjalan beriringan dengan pencapaian akademik. Program ini juga menjadi langkah awal bagi peserta non-Binusian untuk mengenal lebih dekat pendekatan pendidikan holistik yang kami tawarkan,” kata Katharina.

Konsep balanced academic and talent growth yang diusung Binus School Semarang menjadi landasan kegiatan ini, sejalan dengan visi membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Daniel, siswa kelas 10 Binus School Semarang mengaku, merasakan dampak positif dari Basketball Clinic tersebut.

“Aku jadi lebih percaya diri dengan kemampuan dribbling dan shooting. Kalau melakukan kesalahan, aku langsung tanya ke pelatih supaya bisa dikoreksi. Selain itu, kegiatan ini bikin aku lebih disiplin karena harus fokus dan selalu dengar instruksi,” ujar

Menurut Daniel, latihan bersama pelatih profesional memberi pengalaman berbeda dan memacu semangat untuk terus berkembang.

Kolaborasi ini bukan hanya ajang pelatihan dua hari, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menelusuri dan membina talenta basket muda di Semarang.

Melalui sinergi pendidikan dan olahraga, diharapkan lahir generasi “student-athlete” yang unggul secara akademik sekaligus berprestasi di lapangan.

Dari lapangan menuju masa depan, perjalanan baru para pebasket muda Semarang pun dimulai. (Bud)