Semarang, Idola 92,6 FM-Potensi produk UMKM di Jawa Tengah, khususnya sektor fesyen muslim dan kuliner, dinilai menjanjikan.
Terutama, menjelang momen Ramadan dan Idul Fitri.
Kepala Disperindag Jateng July Emmylia mengatakan tren mode muslim, saat ini berkembang cepat dan mengikuti preferensi pasar yang dinamis. Hal itu dikatakan saat ditemui di kantor gubernur, kemarin.
Menurut Emmy, kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memerluas pasar.
Terlebih, menjelang Lebaran yang identik dengan peningkatan kebutuhan busana dan produk pendukung lainnya.
“Preferensi mode sekarang berubah dengan cepat. Kami sangat yakin, apalagi menjelang Lebaran, pasarnya akan cukup luas,” kata Emmy.
Emmy menjelaskan, guna mengoptimalkan potensi tersebut, Disperindag Jateng telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas dalam event harian guna menarik minat pengunjung.
Setiap hari, kegiatan diatur dengan melibatkan berbagai pihak agar suasana tetap ramai dan variatif.
“Kami sudah atur siapa saja yang diundang setiap harinya, sehingga event itu terus hidup dan menarik pengunjung,” jelasnya.
Lebih lanjut Emmy menjelaskan, salah satu yang menjadi sorotan adalah keterlibatan santri melalui program “santri gayeng”, yang dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan UMKM di Jateng.
“Kalau kita melibatkan pondok pesantren, santri gayeng itu luar biasa potensinya di Jawa Tengah. Insyaallah ini akan sangat mendukung,” pungkasnya. (Bud)














