Wagub Taj Yasin berdialog dengan warga Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes yang menjadi korban tanah gerak.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah terus mengupayakan proses pembangunan hunian sementara (huntara), bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Wagub Taj Yasin mengatakan huntara warga bagi warga terdampak, saat ini masih dalam proses pengadaan.

Sebab, lahan yang akan dibangun merupakan lahan milik Perhutani, sehingga perlu hati-hati dalam penggunaannya.

“Kami akan sangat berhati-hati, sehingga lokasinya nanti akan disurvey, dan dilihat supaya tidak membahayakan lingkungan,” katanya.

Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng yang memberikan perhatian kepada warga terdampak.

Dijelaskan, huntara yang dibutuhkan sebanyak 143 unit untuk mengakomodasi 176 KK.

Adapun jumlah warga terdampak sebanyak 533 jiwa.

“Harapan kami pertama huntara dipercepat. Warga menghendaki rumah untuk huntara memanfaatkan material bekas rumah yang ada,” ujarnya.

Sudiryo menjelaskan, sejauh ini sudah ada rencana lahan yang dipergunakan sebagai huntara.

Yakni, lahan milik Perhutani di petak 34 G tepatnya di Dusun Susunda. (Bud)