
Malang, Idola 92.6 FM-Suasana penuh semangat terasa di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur saat ratusan ribu warga Nahdlatul Ulama (NU) mendengarkan Presiden RI Prabowo Subianto berpidato di acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Minggu, (8/2) pagi.
Dari berbagai sudut stadion terdengar teriakan bergemuruh yang menyebut nama Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar NU.
“Prabowo, NU. Prabowo, NU,” pekik lautan nahdliyin di sela-sela sambutan Prabowo.
Saat berpidato, Prabowo mengaku merasakan energi luar biasa itu. “Kalau di depan rakyat Jawa Timur, apalagi di depan rakyat NU, harus semangat. Semangat. Betul. Bapak-bapak, ibu-ibu, adik-adik, anak-anak sudah berjam-jam di sini,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan panjang.
Presiden sempat berniat mempersingkat sambutannya mengingat cuaca yang cukup terik. Namun, jemaah justru meminta agar ia tetap melanjutkan pidato.
“Luar biasa. Karena itu sambutan saya persingkat saja ya,” kata Prabowo.
“Jangan, jangan,” sahut jemaah serempak.
Prabowo kemudian tersenyum dan berkelakar meminta izin untuk minum kopi sejenak. “Kalau begitu saya mohon izin minum kopi ya, boleh?” ucapnya disambut hadirin.
Tidak lama setelah itu, teriakan dukungan menggema di seluruh stadion. Suara ribuan warga NU menyatu, menciptakan atmosfer semangat yang luar biasa.
Lautan manusia memenuhi Stadion Gajayana, Malang Jawa Timur, Minggu (8/2). Lebih dari 100 ribu warga Nahdlatul Ulama berdiri serempak menyambut kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU.
Sejak pagi, bahkan sebagian jemaah telah datang sejak malam hari. Warga NU dari berbagai daerah memadati stadion, mulai dari badan otonom, organisasi sayap, jaringan pesantren, hingga masyarakat umum yang ingin menjadi saksi momen bersejarah satu abad perjalanan NU yang dihadiri langsung oleh Presiden. (her/dav)












