Gubernur Ahmad Luthfi dan Sekda Sumarno bersama warga membersihkan sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Upaya menjaga kebersihan pantai terus digaungkan masyarakat, melalui kegiatan bersih-bersih sampah yang dilakukan di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, kemarin.

Masyarakat yang melakukan kegiatan bersih pantai, menyampaikan pandangan dan pesan tegas agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Dadi, salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengaku terpanggil untuk berpartisipasi demi kebaikan bersama.

“Ya, ini untuk kebaikan lingkungan kita. Supaya bersih, asri, dan baik untuk semuanya,” ujarnya.

Dadi pun berpesan, agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Tolong buang sampah pada tempatnya saja ya. Itu akan lebih baik buat lingkungan kita,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Pramana, seorang anggota TNI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

“Sangat penting, Pak. Soalnya kebersihan adalah sebagian dari iman. Kita tinggal di lingkungan ini, jadi harus kita jaga kebersihannya,” ucapnya.

Pramana mengingatkan, dampak panjang jika kebersihan diabaikan.

“Efeknya sangat panjang apabila kebersihan itu tidak dijaga. Bisa menyebabkan banjir, juga merusak lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Sarju, seorang MC yang turut menyampaikan pendapatnya, mengkritisi perilaku sebagian orang yang tidak konsisten antara ucapan dan tindakan.

“Kadang orang bilang jaga kebersihan, jaga kelestarian, tapi diam-diam malah buang sampah di pinggir pantai. Itulah sebenarnya yang disebut sampah masyarakat, yaitu orang-orang yang suka membuang sampah sembarangan,” urai Sarju.

Kegiatan bersih pantai ini menjadi pengingat, bahwa menjaga lingkungan bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata.

Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci, agar pantai tetap bersih dan indah serta lestari untuk generasi mendatang. (Bud)