Sumarno, Sekda Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah membentuk satuan tugas (Satgas) terpadu penanganan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan terafiliasi kegiatan premanisme, yang mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat serta Iklim Investasi.

Satgas tersebut sudah dibentuk di 11 kabupaten/kota di Jateng, sebagai upaya menjaga dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan satgas tersebut, diharapkan akan membantu provinsi ini menjadi daerah yang ramah terhadap investor. Hal itu dikatakan saat kunjungan ke Kota Semarang, kemarin.

Sumarno menjelaskan, investor selalu meminta jaminan agar tidak terganggu saat menjalankan usahanya.

Oleh karenanya, saat ada investasi masuk jangan sampai terjadi kendala jaminan kepastian keamanan.

“Sebelas kabupaten/kota yang sudah membentuk Satgas anti premanisme ini menjadi tumpuan kita untuk menciptakan Jawa Tengah yang ramah terhadap investasi,” kata Sumarno

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri Bahtiar menambahkan, Jateng merupakan tujuan investasi terbesar di Indonesia.

“Jawa Tengah harus menjadi contoh jalur yang baik dan selama ini telah menjadi teladan dan tujuan investasi. Melalui pembentukan satgas anti premanisme akan ada arah dalam penegakan hukum terhadap premanisme yang mengganggu investasi,” ujar Bahtiar. (Bud)