Hidayat Prabowo, Kepala OJK Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo mengatakan per Agustus 2025, perusahaan pembiayaan di provinsi ini mencatatkan nilai piutang pembiayaan tumbuh sebesar 2,10 persen (yoy) atau mencapai Rp33,39 triliun dengan NPF sebesar 3,16 persen. Hal itu dikatakan saat ditemui di kantornya, kemarin.

Menurut Hidayat, modal ventura di Jateng juga mengalami kenaikan penyaluran sebesar 3,13 persen yoy dengan total nominal sebesar Rp1,09 triliun.

Hidayat menjelaskan, aset dana pensiun di Jateng tumbuh sebesar 0,68 persen (yoy) mencapai Rp6,81 triliun.

“Perusahaan penjaminan di Jawa Tengah posisi bulan Juni 2025, mencatatkan peningkatan aset sebesar 32,47 persen (yoy) menjadi sebesar Rp648,00 miliar dengan pinjaman yang disalurkan sebear Rp2,29 triliun atau turun sebesar -44,30 persen (yoy),” kata Hidayat.

Lebih lanjut Hidayat menjelaskan, untuk sektor lembaga keuangan mikro (LKM) posisi Triwulan I 2025 mencatatkan jumlah entitas di Jateng sebanyak 102 entitas, dengan jumlah pinjaman yang diberikan sebesar Rp568,00 milliar atau tumbuh sebesar 23,37 persen (yoy).

“Jumlah Aset LKM di Jawa Tengah sebesar Rp702 milliar dengan tumbuh sebesar 1,28 persen (yoy),” pungkasnya. (Bud)