
Jakarta, Idola 92.6 FM-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaporkan program peningkatan kesejahteraan yang dijalankan pemerintah, seperti tunjangan dan bonus guru kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal tersebut dia disampaikan di hadapan Prabowo dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11).
“Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Izin kami sampaikan, tunjangan guru non-ASN yang Bapak janjikan naik menjadi Rp2 juta, sudah terlaksana,” ujarnya disambut tepuk tangan para guru.
Mu’ti mengatakan tunjangan bagi guru ASN yang setara dengan gaji pokok telah dibayarkan penuh dan sudah ditransfer ke rekening penerima. “Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah terlaksana, dengan bonus ditransfer langsung. Alhamdulillah sementara baru bisa kita transfer tiga bulan sekali, tahun depan kita usahakan ditransfer setiap bulan,” katanya, dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah.
Selain itu, Mu’ti juga melaporkan ada sebanyak 808.865 guru telah mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia berharap tahun depan para guru yang memenuhi persyaratan bisa segera mendapatkan sertifikasi.
“Bapak Presiden, tahun 2025 kami memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengikuti PPG sebanyak 808.865 guru, dan Alhamdulillah juga sudah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Mu’ti mengatakan program peningkatan kesejahteraan guru adalah bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Satu hal yang berbeda, walaupun ini tidak Bapak sampaikan, tapi kami laksanakan sebagai wujud komitmen kami dan arahan Bapak untuk meningkatkan mutu pendidikan,” katanya. (her/dav)






