Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Per hari ini, sebanyak 11 helikopter milik TNI dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah dikirimkan ke wilayah terdampak bencana.
“Sampai dengan hari ini, Pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI & Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana,” demikian keterangan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, (29/11).
Dia menerangkan, 9 helikopter sudah berada di lokasi sejak tanggal 26 November 2025, dan 2 helikopter tambahan telah terbang ke Aceh dari Jakarta pagi ini.
Seluruh helikopter dikerahkan untuk mempercepat distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Seperti diketahui, sejumlah jalur darat terputus akibat tertutup longsor.
“Helikopter-helikopter ini terbang di lokasi sekitar bencana untuk terus-menerus mendistribusikan logistik, terutama di daerah terdalam serta di daerah yang jalur daratnya terputus. Serta terus memperhatikan faktor cuaca sebagai pertimbangan utama dalam upaya penanganan bencana ini,” tulis keterangan itu.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memerintahkan seluruh jajarannya sejak hari pertama bencana Sumatera untuk cepat dalam menangani bencana banjir dan tanah longsor. Langkah-langkah darurat, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pemulihan wilayah terdampak harus segera dilakukan.
“Pemerintah bergerak cepat, dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan, melalui jalur darat dan udara, dan terus menerus kebutuhan mereka di lapangan kita dukung,” tutur Prabowo seperti dikutip dari akun Instagram resmi Presiden Republik Indonesia.
Prabowo juga menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana alam di Sumatera. Di tengah cuaca ekstrem dan medan yang sulit, pemerintah terus bekerja dan bergotong royong memulihkan kehidupan masyarakat serta menormalkan kembali daerah yang terdampak.
“Mari kita senantiasa bersatu dan bergotong royong, mendoakan serta membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga masa yang sulit ini dapat segera kita lewati,” ujarnya. (dav)








