ilustrasi/istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM-Belakangan ini kita menyaksikan bencana alam terjadi di berbagai wilayah. Banjir, longsor, kekeringan hingga krisis air bersih seolah datang silih berganti. Situasi ini tentu bukan sekadar peristiwa alam semata, tetapi juga menjadi cermin refleksi bagi kita sebagai manusia.

Pertanyaannya, benarkah hubungan antara manusia dan alam kini tak lagi harmonis? Apakah tindakan dan cara hidup manusia selama ini justru menjauhkan kita dari alam yang sejatinya menjadi fondasi utama kehidupan?

Kita tahu, relasi manusia dan alam bersifat timbal balik dan tidak terpisahkan. Alam menyediakan ruang hidup, pangan, air, dan energi. Namun pada saat yang sama, keberlanjutan alam sangat ditentukan oleh cara manusia memperlakukan dan mengelolanya. Terlebih, hari ini kita hidup di era antroposentris—sebuah zaman ketika manusia memegang kendali besar atas alam sering kali tanpa mempertimbangkan batas dan daya dukungnya.

Melalui diskusi kali ini, kita ingin mengurai kembali: bagaimana sesungguhnya hubungan manusia dengan alam? Bagaimana cara bersahabat dengan alam agar ia memberi kita kedamaian, bukan bencana? Dan yang tak kalah penting, apa langkah-langkah praktis yang bisa kita lakukan—mulai dari rumah, sekolah, hingga komunitas—untuk memperbaiki relasi hubungan manusia dengan alam?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, nanti kami akan berdiskusi dengan narasumber: Prof. H.M. Mukhsin Jamil (Guru Besar UIN Walisongo Semarang) dan Bu Mia Inayati (Direktur Sekolah Alam Ar Ridho Semarang). (her/yes/dav)

Simak podcast diskusinya: