Hidayat Prabowo, Kepala OJK Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-OJK Jawa Tengah meningkatkan kesiapsiagaan dan respons kebencanaan sektor jasa keuangan, melalui Rapat Koordinasi Kewaspadaan dan Tanggap Bencana bersama Industri Jasa Keuangan (IJK).

Rapat koordinasi tersebut merupakan langkah antisipatif yang terencana dan berkelanjutan, untuk menghadapi potensi bencana alam di Jateng.

Selain itu, upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas sistem keuangan serta memastikan keberlangsungan operasional industri jasa keuangan di daerah.

Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo mengatakan penguatan kesiapsiagaan bencana perlu dilakukan secara terpadu, melalui sinergi lintas pemangku kepentingan. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci dalam membangun ekosistem tanggap bencana yang responsif.

“Dengan kolaborasi yang kuat, komitmen yang tulus, dan aksi yang terkoordinasi, kita dapat membangun Jawa Tengah yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” kata Hidayat.

Hidayat menjelaskan, dalam rapat tersebut juga disepakati bahwa penyaluran bantuan dari IJK kepada wilayah terdampak bencana harus dilakukan secara tepat waktu, tepat sasaran dan menghindari duplikasi bantuan.

Melalui penguatan koordinasi dan peningkatan pemahaman terhadap risiko cuaca serta iklim, OJK berharap respons kebencanaan di Jateng dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi dan efektif sekaligus mendukung stabilitas sektor jasa keuangan dan keberlanjutan perekonomian daerah.

Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jateng Ony Suharsono menyatakan dukungan aktif industri jasa keuangan, dalam penanganan kebencanaan yang selama ini dilakukan melalui sinergi antara FKIJK dan OJK. (Bud)