Semarang, Idola 92,6 FM-Tim Penggerak PKK Jawa Tengah terus meningkatkan kerja kolaborasi dengan berbagai pihak, tidak hanya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tapi juga dengan BUMD/BUMN/CSR, Baznas, akademisi, organisasi perempuan, media dan pihak lainnya.
Ketua Tim Pembina PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan kolaborasi diperlukan untuk mewujudkan keluarga berdaya dan sejahtera, serta mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 sesuai visi TP PKK. Hal itu dikatakan saat ditemui di Semarang, kemarin.
Nawal menjelaskan, sejumlah program yang telah berhasil dilakukan TP PKK Jateng antara lain pada 2025 ini pihaknya sudah melatih sekira 200 orang Kader Paralegal Penggerak Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (Kader Perak).
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan pelatihan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Menurutnya, Tim Penggerak PKK Jateng sudah menggandeng Baznas serta sejumlah OPD di provinsi ini.
“Ke depan, kami akan kolaborasikan dengan Dinas Sosial, untuk program Kelompok Usaha Bersama (Kube). Jadi, tidak hanya pelatihan, tapi juga membentuk usaha-usaha di masyarakat,” kata Nawal.
Lebih lanjut Nawal menjelaskan, pihaknya juga memerkuat pemberdayaan masyarakat melalui program Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon).
“Setelah dievaluasi, yang berhasil dengan baik adalah yang didampingi Kelompok Wanita Tani. Karenanya, untuk selanjutnya, KWT akan disertakan untuk kolaborasi, ikut mendampingi program Rabu Pon,” jelasnya.
Pada tahun ini, Nawal juga akan mendorong kerja sama pada program Pandu Cinta atau Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Jateng. (Bud)









