Sejumlah saat naik kereta api di Stasiun Semarang Tawang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Meningkatnya angka kunjungan wisatawan ke Kota Semarang saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, ternyata pemicunya adalah tingginya volume penumpang kereta api.

Layanan angkutan kereta api yang andal dan terhubung langsung dengan pusat kota, memermudah mobilitas wisatawan, sehingga menjadikan Semarang sebagai salah satu destinasi utama di Jawa Tengah selama periode libur Nataru.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan keberadaan dua stasiun utama, yaitu Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol, serta dekat dengan kawasan Kota Lama memberikan kemudahan bagi wisatawan langsung menjangkau destinasi wisata begitu keretanya sampai. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

“Kedekatan stasiun dengan wisata di Kota Semarang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang praktis dan efisien bagi wisatawan untuk menikmati wisata sejarah, budaya, dan ruang publik di pusat Kota Lumpia,” kata Luqman.

Menurut Luqman, volume penumpang di Stasiun Semarang Tawang selama periode libur Nataru mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 293.302 penumpang atau meningkat 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 238.011 penumpang.

Sementara Stasiun Semarang Poncol, mencatat kenaikan volume penumpang dari 216.299 penumpang menjadi 240.050 penumpang atau meningkat 11 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa angkutan kereta api memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan wisatawan selama libur panjang. Ketepatan waktu, kenyamanan perjalanan, serta kemudahan akses ke pusat kota dan destinasi wisata menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Luqman menjelaskan, KAI Daop 4 Semarang terus memastikan penyelenggaraan layanan pada masa peak season berjalan optimal melalui kesiapan operasional, sarana dan prasarana, serta pelayanan di stasiun guna melayani pelanggan dengan sebaik mungkin.

“Sinergi antara transportasi perkeretaapian dan sektor pariwisata diharapkan dapat terus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai destinasi unggulan di Jawa Tengah, serta mendorong penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Bud)