Putro Santoso Kurniawan, pendiri Saga Farm di Kampung Sawah Lega Desa Ciaruteun Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat.(Foto:....)

Bogor, Idola 92.6 FM-Sosok satu ini dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pangan berkelanjutan. Ia menggagas Saga Farm, singkatan dari Sawah Lega Farm. Di sini, budidaya sayuran dikelola secara organik yang ramah lingkungan. Misalnya, pemilihan penyubur lahan. Tujuannya agar tanah tidak rusak dan tetap subur.

Sosok itu adalah Putro Santoso Kurniawan, pendiri Saga Farm di Kampung Sawah Lega Desa Ciaruteun Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Saga Farm berdiri pada tahun 2005. Nama Saga Farm singkatan Sawah Lega. Menurut Putro, awalnya dulu sawah, tapi sekarang sudah menjadi perkebunan.

Putro menerapkan konsep pertanian berkelanjutan berbasiskan keluarga petani. Jadi, bukan berbasis korporasi yang petani sebagai pekerja, bukan pelaku utama. Di sini konsepnya mengangkat martabat petani. Mereka beternak dan bertani. Seperti ternak kambing, kelinci, menanam bayam, kangkung, okra, edamame, serta ada bank pakan.

Salah satu tempat pembenihan di Saga Farm Kabupaten Bogor Jawa Barat.(Foto:….)

Menurut Putro, saat ini tantangan petani ada dua hal. Yakni pasar dan cuaca (iklim). “Kita ini modelnya di alam, bukan di greenhouse. Artinya variabel. Januari hujan, biasanya sampai akhir Imlek baru hujannya berhenti,”tutur Putro kepada radio Idola Semarang, pagi (14/01) tadi.

Putro aktif berorganisasi yang bergerak di bidang pertanian, baik organisasi dalam negeri atau luar negeri. Ia juga telah beberapa kali berkunjung ke luar negeri seperti, Jepang, Italia, Thailand, dan Kuba.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama adalah Putro Santoso Kurniawan, pendiri Saga Farm di Kampung Sawah Lega Desa Ciaruteun Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat.(yes/her)

Simak podcast wawancaranya: