Semarang, Idola 92,6 FM-Banjir masih melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pati, termasuk jalur Pantura yang melintas di wilayah tersebut.
Akibat banjir itu, menghambat arus lalu lintas di jalur nasional yang menjadi urat nadi distribusi logistik di pantura timur.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan pihaknya mengerahkan personel kepolisian, untuk membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas bisa berjalan optimal di tengah situasi banjir. Hal itu dikatakan melalui siaran pers, kemarin.
“Kami ingin memastikan langsung kondisi riil di lapangan, mulai dari genangan air, arus kendaraan, hingga kesiapan personel dalam melakukan pengaturan lalu lintas. Salah satu penyebab utama perlambatan kendaraan adalah banyaknya lubang jalan yang tertutup air akibat banjir. Ini sangat berisiko, terutama bagi kendaraan besar,” kata Jaka.
Jaka menjelaskan, genangan air terjadi akibat curah hujan tinggi serta luapan Sungai Silugonggo.
Luapan air sungai menutup sebagian badan jalan, dan memperparah kondisi infrastruktur, terutama munculnya lubang-lubang jalan yang tidak terlihat pengendara.
“Kondisi itu membuat kendaraan harus bergerak ekstra pelan, untuk menghindari kerusakan maupun kecelakaan lalu lintas. Dominasi truk besar membuat kami harus lebih ekstra dalam pengaturan, karena jika terjadi satu insiden saja, dampaknya bisa langsung panjang ke belakang,” jelasnya.
Lebih lanjut Jaka menjelaskan, personel Polresta Pati telah disiagakan di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan, penguraian antrean serta antisipasi kemacetan berkepanjangan.
“Kami sudah instruksikan anggota untuk siaga penuh, mengatur arus secara situasional, dan melakukan rekayasa lalu lintas bila diperlukan,” tandasnya. (Bud)








