Semarang, Idola 92.6 FM-Pada tanggal 16 Januari 2026, umat Islam di Indonesia memperingati salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam, yakni Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sebuah perjalanan spiritual yang tidak hanya luar biasa dari sisi peristiwa tetapi juga sarat makna dan hikmah bagi kehidupan umat manusia hingga hari ini.
Isra’ Mi’raj adalah perjalanan mulia Rasulullah ditemani Malaikat Jibril, dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Kemudian dilanjutkan ke Sidratil Muntaha, untuk menghadap Allah SWT, Sang Pencipta alam semesta. Dari peristiwa inilah umat Islam menerima perintah shalat lima waktu, sebuah ibadah yang menjadi tiang agama dan penghubung langsung antara hamba dengan Tuhannya.
Namun, Isra’ Mi’raj bukan hanya kisah perjalanan langit melainkan juga cermin perjalanan batin manusia. Di dalamnya terkandung hikmah spiritual dan keimanan, nilai moral dan praktik kehidupan, hingga pesan sosial dan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman hari ini.
Karena itu, pada kesempatan kali ini, kami mengajak Mitra Idola untuk merenungkan kembali makna Isra’ Mi’raj/ bukan sekadar sebagai peringatan tahunan tetapi sebagai momentum refleksi: menggali hikmah perjalanan spiritual Rasulullah SAW, apa saja hikmah yang bisa kita petik? Bagaimana nilai-nilai spiritual Islam bisa hadir dalam kehidupan sosial dan kebudayaan?
Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber: Prof Masdar Hilmi (Guru Besar dan Direktur Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya) dan Dr. Saifur Rohman (Ahli Filsafat dan Budayawan Universitas Negeri Jakarta). (her/yes/dav)
Simak podcast diskusinya:














