Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin ikut memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di pengungsian.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jawa Tengah memberikan layanan trauma healing atau pemulihan psikologis, bagi anak-anak yang terdampak banjir di Kota Pekalongan.

Saat ini, di kantor Kecamatan Pekalongan Barat, terdapat 83 anak berusia 6-16 tahun yang mengungsi karena banjir.

Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan pihaknya ikut memberikan trauma healing kepada anak-anak di tempat pengungsian, dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, agar tetap merasa aman dan bahagia serta terhibur, di tengah situasi sulit akibat banjir. Hal itu dikatakan saat berkunjung ke Kota Pekalongan, kemarin.

Menurut Nawal, anak-anak di tempat pengungsian diberikan kegiatan trauma healing, mulai dari bermain bersama, bercerita, bernyanyi hingga menggambar.

Bahkan, Nawal juga memberikan bantuan buku dan peralatan sekolah untuk anak-anak terdampak banjir di Kota Pekalongan.

“Pentingnya pemulihan psikologis bagi anak usia dini, agar mereka tidak mengalami gangguan mental akibat bencana. Kegiatan ini adalah kolaborasi PKK Kota Pekalongan, Pokja Bunda PAUD Jateng, dan IGTKI, kami memberikan layanan trauma healing untuk anak-anak,” kata Nawal.

Nawal menjelaskan, layanan trauma healing itu bertujuan untuk mengurangi trauma pada anak pascabencana, memersiapkan mental anak untuk kembali ke sekolah, serta menghadirkan kebahagian dan keceriaan anak-anak di pengungsian.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak yang terdampak banjir dapat berangsur pulih secara emosional, dan kembali menjalani aktivitas keseharian dengan lebih baik tanpa bayangan masa lalu.

“Saya juga meminta warga terdampak banjir yang berada di titik-titik pengungsian, untuk tetap tenang. Pemprov Jawa Tengah juga telah menyalurkan sejumlah bantuan dan kebutuhan pokok. Harapannya bisa bersabar sampai nanti kalau misalnya sudah surut, kita bisa kembali ke rumah-rumah ya. Atau nanti yang tetap di pengungsian kita pastikan juga logistik bisa terpenuhi,” pungkasnya. (Bud)