BPJS Kesehatan Cabang Semarang mengajak siswa SMAN 4 Semarang paham tentang program JKN.

Semarang, Idola 92,6 FM-BPJS Kesehatan Cabang Semarang menggencarkan edukasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda, melalui kegiatan Edu Tour ke sekolah-sekolah dengan menggandeng Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Semarang, kemarin.

BPJS Kesehatan Cabang Semarang menyambangi SMA Negeri 4 Semarang, mengajak generasi muda meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini serta, kemandirian generasi muda dalam mengakses layanan kesehatan melalui platform digital Aplikasi Mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Sari Quratul Ainy mengatakan edu tour akan menjadi program rutin BPJS Kesehatan bersama Duta Muda BPJS Kesehatan.

“Program JKN perlu kami kenalkan sejak dini, agar para siswa memahami negara memberi perhatian luar biasa dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada segala lapisan usia dan lapisan masyarakat,” kata Sari.

Sari menjelaskan, kemudahan layanan program JKN juga erat dengan generasi muda saat ini.

Sebab, pelajar juga memiliki peran strategis di era digital karena mampu menyebarkan informasi dengan cepat melalui media sosial.

“Karena itu, BPJS Kesehatan berharap mereka dapat menjadi corong informasi mengenai layanan JKN di lingkungan keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sari, pihaknya memerkenalkan aplikasi Mobile JKN kepada para siswa.

“Apabila siswa jatuh sakit pada kegiatan pembelajaran, pihak sekolah bisa memanfaatkan program JKN bagi siswa yang membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” imbuhnya.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang Sri Wahyuni menyebut, program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan dipandang penting dan bermanfaat bagi siswa.

“Saya ucapkan terima kasih pada BPJS Kesehatan Cabang Semarang, karena sekolah kami menjadi tuan rumah yang pertama kali dalam Program Edu Tour, dengan adanya sosialisasi ini siswa bisa memahami dan menanyakan langsung terkait program dan alur pelayanan program JKN,” ucapnya

Yuni berharap, dengan keikutsertaan siswa-siswi dalam program ini, ilmu yang didapatkan bisa di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan bisa disampaikan dan disosialisasikan kembali di lingkungan terkecil sebagai implementasi dari nilai-nilai kemanusiaan. (Bud)