Armada milik Pertamina International Shipping melakukan aktivitas angkutan BBM dan elpiji.

Semarang, Idola 92,6 FM-Selama 2025, PT Pertamina International Shipping (PIS) membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan sepenuh hati dalam mendukung distribusi energi nasional.

Yakni, dengan mengangkut sebanyak 170 miliar liter bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji ke seluruh nusantara dan penjuru dunia.

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan PIS mengangkut energi berupa minyak mentah, produk kilang, BBM dan elpiji untuk keamanan pasokan energi nasional sebanyak 107 miliar liter. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

Menurutnya, PIS juga melakukan aktivitas angkutan kargo untuk market internasional sebanyak 63 miliar liter.

“Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global,” kata Surya.

Surya menjelaskan, realisasi tersebut sekaligus melanjutkan tren pertumbuhan bisnis dan kapasitas angkutan energi yang telah ditunjukkan PIS pada tahun sebelumnya ketika perusahaan berhasil mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan elpiji pada 2024.

Capaian tersebut memerkuat posisi PIS sebagai urat nadi distribusi energi nasional, yang secara konsisten menjaga kelancaran pasokan BBM, elpiji dan produk energi lainnya di seluruh negeri.

“PIS juga terus memperkuat armada untuk angkutan dengan total mencapai 110 kapal milik hingga akhir tahun 2025. Beroperasi tujuh hari seminggu selama 24 jam penuh, operasional kapal tanker PIS juga didukung dengan kehadiran 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) untuk memastikan kelancaran proses sandar dan bongkar muat di berbagai pelabuhan,” jelasnya.

Lebih lanjut Surya menjelaskan, beberapa program strategis juga dilaksanakan seperti perluasan pasar non-captive dengan ekspansi rute internasional melalui tiga kantor strategis yang mencakup pemasaran di Asia Pacific, Timur Tengah dan Eropa dan diversifikasi jenis kargo.

“Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional. Serta, memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia,” pungkasnya. (Bud)