
Semarang, Idola 92,6 FM-Pemerintah pusat bersama BPJS Kesehatan memberikan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen luar biasa dalam mewujudkan jaminan kesehatan semesta melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan pencapaian UHC sejalan dengan tujuan ketiga Sustainable Development Goals (SDGs), yakni menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Hal itu disampaikan dalam acara penghargaan UHC Award 2026 yang tayangkan secara daring, Selasa (27/1).
“Salah satu indikator penting SDGs adalah perlindungan risiko finansial terhadap pelayanan kesehatan esensial yang berkualitas. Akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu serta perluasan perlindungan kesehatan oleh pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama,” kata Ali Ghufron.
Ali Gufron menjelaskan, capaian tersebut menjadikan program JKN-KIS sebagai salah satu program jaminan kesehatan terbesar di dunia, sekaligus yang tercepat dalam hal implementasi.
Dalam kurun waktu sekira 10 tahun, Indonesia dinilai mampu mencapai cakupan UHC secara cepat dan relatif merata.
“Ini bukan hanya besar, mungkin sangat besar di dunia, tetapi juga sangat cepat. Dalam 10 tahun Indonesia bisa mencapai UHC. Ini luar biasa dan menunjukkan kerja sama yang kuat dari semua pihak,” jelasnya.
Menurut Ali Ghufron, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta BPJS Kesehatan dalam memastikan seluruh warga mendapatkan perlindungan kesehatan yang adil dan setara.
Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah dan BPJS Kesehatan menganugerahkan UHC Award 2026 kepada para kepala daerah yang dinilai berhasil melampaui target UHC.
Pada tahun ini, penghargaan diberikan kepada 31 gubernur serta 397 bupati dan wali kota dalam kategori utama, madya dan pratama.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga capaian ini menjadi teladan dan motivasi bagi daerah lain untuk terus memperluas cakupan kepesertaan JKN,” pungkasnya. (Bud)













