Salah seorang sales sedang menjelaskan produk terbaru dari mobil listrik Polytron kepada calon konsumen.

Semarang, Idola 92,6 FM-Polytron terus menegaskan komitmennya, dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.

Hal itu ditandai dengan peresmian Polytron EV Gallery & Service pertama di Jawa Tengah yang berlokasi di Kota Semarang, Kamis (29/1).

Kehadiran showroom ini menjadi langkah strategis Polytron, dalam mendekatkan produk kendaraan listrik kepada masyarakat di daerah.

Commercial Director Polytron Tekno Wibowo mengatakan showroom di Semarang melengkapi jaringan distribusi Polytron EV yang sebelumnya telah hadir di Jakarta, Surabaya dan Bandung.

“Di Jakarta kami sudah memiliki empat showroom, Surabaya dua, Bandung satu dan hari ini Semarang menjadi yang pertama di Jawa Tengah. Harapannya, kehadiran Polytron EV Gallery & Service ini semakin mendekatkan kami dengan konsumen,” kata Tekno.

Tekno menjelaskan, tidak hanya menampilkan mobil listrik, EV Gallery Polytron juga menghadirkan motor listrik serta berbagai produk unggulan Polytron lainnya, mulai dari elektronik hingga home appliances.

Menurut Tekno, konsep ini sekaligus memerlihatkan keseriusan Polytron dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dengan kebutuhan gaya hidup modern.

“Showroom ini menegaskan komitmen kami untuk terus membangun brand dan memperkuat distribusi. Selama lebih dari 50 tahun, Polytron bersyukur tetap menjadi merek pilihan konsumen Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut Tekno menjelaskan, Jateng memiliki kedekatan historis dengan Polytron karena perusahaan ini berawal dari Kudus yang secara geografis tidak jauh dari Semarang.

Selain itu, masukan dari konsumen turut mendorong kehadiran showroom EV di ibu kota Jateng.

“Banyak konsumen bertanya, kenapa belum ada di Semarang. Padahal Jawa Tengah potensinya besar,” imbuhnya.

Tekno menyebut, salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah Polytron EV G3+ yang menawarkan efisiensi biaya operasional karena menggunakan energi listrik lebih hemat dibandingkan bahan bakar fosil.

Selain itu, G3+ menyasar generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Selain itu, G3+ juga dirancang mendukung aktivitas luar ruang seperti camping.

“Kapasitas baterainya memungkinkan pengguna tetap menikmati berbagai perangkat elektronik selama perjalanan,” pungkasnya. (Bud)