Gubernur Ahmad Luthfi memberikan arahan dalam penanganan banjir dan longsor di Pemalang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah memastikan, penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pemalang berjalan maksimal.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan penanganan pascabencana, agar dilakukan secara komprehensif, terutama terkait masyarakat yang terdampak. Hal itu dikatakan saat kunjungan ke Pemalang, kemarin.

Luthfi menjelaskan, penanganan bencana di Pemalang sudah dilakukan secara holistik sejak hari pertama kejadian, atau bahkan saat Pemkab Pemalang menetapkan status darurat bencana.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait, mulai tingkat provinsi sampai kabupaten dan pemerintah pusat juga sudah turun sesuai bidang masing-masing.

“Hari ini, kita melakukan dan memastikan bahwa penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna,” kata Luthfi.

Menurut Luthfi, beberapa hal penting yang digarisbawahi adalah tindak lanjut penanganan terkait dengan pengungsi, pendidikan, hunian sementara dan hunian tetap, kesehatan hingga perbaikan sarana prasarana.

“Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu sacara maksimal, dan tentu yang paling penting adalah memikirkan ke depan bagaimana,” jelasnya.

Lebih lanjut Luthfi menjelaskan, masyarakat terdampak harus terdata secara by name by address (nama dan alamatnya), sehingga bisa pulih lagi secara sosial maupun perekonomiannya.

Termasuk, barang berharga sampai hewan ternak dan lahan yang terdampak juga perlu didata dengan baik.

Selain itu, lahan pertanian yang tergenang banjir juga akan diajukan klaim asuransinya. (Bud)