Semarang, Idola 92,6 FM-PGN terus memerkuat keandalan penyaluran gas bumi di Jawa Timur, melalui optimalisasi integrasi infrastruktur jaringan pipa dan pengembangan skema pasokan energi yang lebih fleksibel.
Upaya ini dilakukan, untuk menjawab tingginya kebutuhan energi, khususnya dari sektor industri yang menjadi penyerap utama gas bumi di wilayah tersebut.
Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan saat ini, penyaluran gas bumi PGN di Jatim, tercatat mencapai 197,91 BBTUD. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Selasa (3/2).
Aldiansyah menjelaskan, angka tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas industri dan perekonomian daerah yang mendorong kebutuhan energi yang stabil dan berkelanjutan.
Menurutnya, perusahaan terus mengoptimalkan jaringan pipa eksisting sekaligus mengembangkan pemanfaatan infrastruktur beyond pipeline guna menjaga kesinambungan pasokan gas bumi.
Langkah ini penting, untuk memastikan fleksibilitas suplai energi di tengah dinamika kebutuhan pasar.
“PGN siap beradaptasi dengan berbagai skema pasokan gas bumi untuk merespons kebutuhan demand secara efisien sekaligus mendukung keandalan energi di Jawa Timur,” kata Aldiansyah.
Lebih lanjut Aldiansyah menjelaskan, strategi beyond pipeline menjadi bagian dari pendekatan utama PGN melalui program adaptasi, salah satunya dengan penguatan skema Liquefied Natural Gas (LNG).
Pengembangan infrastruktur LNG, diharapkan mampu memperluas sumber pasokan sekaligus meningkatkan integrasi jaringan energi di Jatim.
“Komitmen PGN sejalan dengan pandangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), yang menilai gas bumi memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi regional. Dengan tren kebutuhan energi yang terus meningkat, diversifikasi sumber energi dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pasokan,” pungkasnya. (Bud)














