Tapanuli Selatan, Idola 92.6 FM-Fasilitas ibadah tak luput dari pembersihan oleh anggota TNI. Sejumlah tempat ibadah seperti masjid dan gereja turut dibersihkan di Sumatra Utara usai bencana melanda.

Pembersihan tempat ibadah ini masih difokuskan pada pembenahan halaman dari lumpur dan tanah yang mengeras. Sejumlah anggota TNI juga tengah sibuk membuat dan memperbaiki parit yang sempat tertutup lumpur.

Pantauan lapangan pada Senin (2/2) kegiatan pembersihan dilakukan di Gereja GKPA Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Sejumlah anggota TNI tengah membersihkan halaman gereja dengan cangkul dan sekop.

Kondisi gereja tampak koyak di beberapa titik. Saat ini fokus anggota TNI masih pada pembersihan area gereja.

Upaya pembersihan juga dilakukan di Gereja Gefkin, Gereja HKBP, dan Gereja Katolik di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Tapsel. Lumpur kering terlihat masih menumpuk di sekitar Gereja Gefkin. Sejumlah anggota TNI berupaya membersihkan lumpur itu dengan cangkul.

Kegiatan pembersihan juga dilakukan di Masjid Taqwa Muhammadiyah di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Tapsel. Para anggota TNI juga masih fokus membersihkan halaman masjid dari lumpur yang sudah mengeras.

Selanjutnya, pembersihan masih berlangsung di Mesjid Babussalam dan Masjid Nurul Islam di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batangtoru, Tapsel. Fokusnya juga masih pada upaya merapikan area halaman masjid yang masih dipenuhi tanah dan lumpur. Anggota TNI juga tampak tengah membuat parit sederhana agar aliran air pembuangan bisa lebih lancar.

Kegiatan yang sama juga dilakukan di Masjid Shobu’ul, di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Tapsel.

Di Tapanuli Tengah (Tapteng), anggota TNI melakukan pembersihan di sejumlah tempat ibadah di Kecamatan Tukka, yakni Gereja HKBP Desa Bonalumban; Masjid Jami Desa Bonalumban; dan Masjid Al-Huda, Desa Hutanabolon. (dav)