Semarang, Idola 92,6 FM-KAI Daop 4 Semarang mencatat, telah mengamankan sebanyak 650 barang milik penumpang kereta api yang tertinggal sepanjang 2025.
Total nilai taksiran barang-barang tersebut, mencapai Rp833.704.500.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan ratusan barang tersebut ditemukan baik di dalam rangkaian kereta api, maupun di areal stasiun dan seluruhnya ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Hal itu dikatakan melalui siaran pers secara daring, kemarin.
Menurut Luqman, KAI menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu pelanggan menemukan kembali barang bawaannya.
“KAI menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu pelanggan menemukan kembali barang-barang yang tertinggal selama melakukan perjalanan kereta api. Namun layanan ini bersifat fasilitatif, sehingga tanggung jawab atas barang bawaan tetap berada pada masing-masing pelanggan,” kata Luqman.
Luqman menjelaskan, berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, penanganan barang tertinggal paling banyak terjadi di Stasiun Semarang Tawang dengan total 493 barang.
Dari jumlah tersebut, 384 barang ditemukan di dalam kereta api dan 109 barang ditemukan di area stasiun, dengan nilai taksiran mencapai Rp536.484.500.
Sementara di Stasiun Semarang Poncol, tercatat 96 barang tertinggal yang terdiri dari 53 barang yang ditemukan di dalam kereta api dan 43 barang di area stasiun.
“Nilai taksiran barang-barang tersebut mencapai Rp107.445.000. Adapun di Stasiun Tegal, petugas mengamankan 61 barang tertinggal dengan nilai sekitar Rp189.775.000,” jelasnya.
Lebih lanjut Luqman menjelaskan, barang yang ditemukan beragam, mulai dari tas, telepon genggam, tablet, tumbler hingga barang pribadi lainnya yang memiliki nilai ekonomi maupun nilai penting bagi pemiliknya.
Seluruh barang tertinggal dicatat dalam aplikasi Lost and Found KAI, dan disimpan dengan aman di kantor pengamanan stasiun.
“Kami mengimbau pelanggan untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing. Siapkan waktu yang cukup saat bepergian dan pastikan kembali barang bawaan sebelum naik maupun turun dari kereta,” pungkasnya. (Bud)














