Petugas mengecek kelancaran distribusi gas bumi.

Semarang, Idola 92,6 FM-PGN terus memerkuat stabilitas layanan gas bumi di Jawa Timur, melalui berbagai langkah teknis dan operasional.

Penguatan jaringan dilakukan, untuk memastikan pasokan gas tetap andal sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah tersebut.

General Manager Sales and Operation Region (SOR) III PGN Hedi Hedianto mengatakan pihaknya berfokus pada optimalisasi jaringan distribusi, serta penguatan pasokan gas dari berbagai sumber. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

Menurut Hedi, koordinasi dengan pemangku kepentingan terus ditingkatkan guna menjaga kelancaran distribusi energi.

“Optimalisasi jaringan, penguatan pasokan dari berbagai sumber, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian dari strategi kami untuk memastikan layanan gas bumi tetap andal,” kata Hedi.

Hedi menjelaskan, penyaluran gas bumi PGN di Jatim saat ini mencapai 197,91 BBTUD, dengan sektor industri sebagai pengguna terbesar.

Kebutuhan tersebut diperkirakan terus meningkat, seiring geliat perekonomian yang mendorong pertumbuhan sektor manufaktur dan usaha produktif lainnya.

“Selain menjaga stabilitas jaringan, PGN juga terus memperluas pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) di berbagai wilayah Jawa Timur. Program ini bertujuan menghadirkan akses gas bumi secara langsung bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” jelasnya.

Lebih lanjut Hedi menjelaskan, pengembangan jargas tidak hanya meningkatkan efisiensi energi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan penggunaan energi domestik yang lebih ramah lingkungan.

“PGN menilai perluasan pemanfaatan gas bumi, baik untuk sektor industri maupun rumah tangga, menjadi langkah strategis dalam mendukung transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060,” pungkasnya. (Bud)