Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Nawal Arafah Yasin saat bermain bersama anak-anak di posko pengungsian banjir.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kader PKK Jawa Tengah diminta melakukan penanaman pohon secara masif, di setiap halaman rumah.

Hal itu dilakukan, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana banjir.

Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan Tim PKK Jateng memiliki program unggulan, yakni Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon). Hal itu dikatakan saat berkunjung ke Kudus, kemarin.

Menurut Nawal, selain memerkuat ketahanan pangan, program tersebut juga bertujuan untuk mitigasi bencana di daerah rawan.

Nawal menjelaskan, keterlibatan kader PKK dalam upaya mitigasi bencana di Jateng merupakan arahan langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Kita pastikan bahwa di halaman kita sudah tertanam pohon-pohon untuk memenuhi resapan air. Kalau gerakannya rumah per rumah dan ini bukan hanya digerakkan dari seribu rumah, tetapi ratusan ribu, kemudian jutaan rumah. Ini saya rasa menjadi salah satu langkah awal untuk kita bisa meminimalisir banjir,” kata Nawal.

Lebih lanjut Nawal menjelaskan, di saat musim hujan sekarang ini, Jateng rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Oleh sebab itu, pohon-pohon yang ditanam di halaman rumah harus bisa menyerap air hujan, sehingga tidak terjadi genangan.

“Sebagai langkah mitigasi lanjutan, masyarakat kita ajak untuk membuat lubang biopori di setiap halaman rumah. Supaya air hujan bisa terserap dengan cepat dan mengalir ke sungai. Pastikan hal-hal terkecil, seperti misalnya tidak ada pembuangan sampah yang bisa menjadi sumbatan untuk mengalirnya air,” pungkasnya. (Bud)