Semarang, Idola 92,6 FM-Tawa polos dan tepuk tangan kecil, memecah suasana di halaman TK Kemala Bhayangkara Sendangmulyo, Tembalang, kemarin.
Puluhan siswa TK mendapat tamu istimewa, sejumlah personel Ditlantas dan Bidpropam Polda Jawa Tengah hadir bukan untuk menegakkan aturan, melainkan menemani anak-anak belajar keselamatan lalu lintas dengan cara yang menyenangkan.
Melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang digelar dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, siswa TK diajak mengenal rambu lalu lintas dan mencoba memakai helm dengan benar hingga terdengar bunyi “klik” serta mengikuti simulasi berkendara menggunakan sepeda di arena bermain sederhana.
Kabid Humas Kombes Pol Artanto mengatakan kegiatan Polsanak merupakan langkah preemtif, untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
“Keselamatan adalah hak semua orang, termasuk anak-anak. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari gaya hidup,” kata Artanto.
Artanto menjelaskan, Polda Jateng berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang dekat, ramah dan menjadi mitra edukasi bagi masyarakat.
Dengan menyapa generasi paling muda, polisi berharap dapat menyiapkan masa depan yang lebih aman dan berbudaya tertib di jalan raya.
Sementara, kegiatan Polsanak dipandu Iptu Soeran dari Bidpropam Polda Jateng.
Seluruh anggota polisi mengajari siswa TK, tentang pentingnya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini, dengan pendekatan yang ramah dan membumi.
Kepala TK Kemala Bhayangkara Tri Ambarwati menilai, metode belajar sambil bermain membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima anak-anak.
“Anak-anak sangat antusias, terutama saat simulasi bersepeda. Bagi mereka ini bukan sekadar belajar, tapi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Kami sebagai pendidik tentu sangat terbantu,” ucapnya. (Bud)









