Semarang, Idola 92,6 FM-Jalinan kerja sama antara Pemprov Jawa Tengah dan Jepang akan terus diperkuat, bukan hanya sebatas penempatan tenaga kerja, tetapi kolaborasi kedua pihak kini naik level.
Yaitu, penyiapan pekerja asal Jateng untuk menduduki posisi manajer di perusahaan-perusahaan Jepang.
Wagub Taj Yasin mengatakan pertemuan dengan perwakilan dari Jepang, membahas mengenai penguatan kerja sama sektor ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi serta promosi peningkatan investasi Jepang di Jateng. Hal itu dikatakan saat menerima perwakilan dari Jepang di Jakarta, belum lama ini.
“Pemerintah Prefektur Kagawa menyampaikan ketertarikannya terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) Jawa Tengah. Bahkan, mereka berharap pekerja dari Jateng tidak hanya bekerja dalam jangka waktu tertentu, tetapi juga dipersiapkan dan dilatih untuk menjadi head manager di perusahaan-perusahaan Jepang,” kata Gus Yasin.
Menurut Gus Yasin, kepercayaan tersebut menjadi indikator bahwa kualitas dan etos kerja tenaga kerja asal Jawa Tengah semakin diakui di tingkat internasional.
Apalagi, Jateng memiliki modal kuat untuk mendukung kebutuhan industri Jepang.
Gus Yasin menjelaskan, setiap tahun, Jateng menghasilkan sekira 245 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai bidang keahlian strategis.
Mulai dari manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian modern, pariwisata hingga pelayanan keperawatan lansia.
“Kami terus melakukan standarisasi kompetensi, sertifikasi, dan penyelarasan kurikulum pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri global,” jelasnya.
Lebih lanjut Gus Yasin menjelaskan, jumlah pekerja migran asal Jateng di Jepang terus mengalami peningkatan.
Pada 2024 kemarin, jumlahnya tercatat sebanyak 3.760 orang, dan di 2025 menjadi 5.712 orang atau naik sekira 52 persen.
“Tidak semua masyarakat Jawa Tengah harus bekerja ke luar negeri, sehingga mendekatkan industri Jepang ke dalam negeri menjadi strategi penting untuk membuka lapangan kerja lokal. Kami berharap industri-industri Jepang bisa semakin banyak masuk ke Jawa Tengah. Kami siap memberikan dukungan penuh berupa kemudahan investasi,” pungkasnya. (Bud)









