
Jakarta, Idola 92.6 FM-Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan Indonesia dan Australia kini tak sekadar mitra. Hubungan kedua negara bahkan lebih dari itu.
“Australia dan Indonesia berbagi salah satu batas maritim terpanjang di dunia, yang secara alami menjadikan kita mitra dekat. Namun hari ini, kita lebih dari sekadar mitra, kita adalah sahabat dekat,” kata Albanese dalam keterangan pers, usai menandatangani perjanjian soal keamanan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjajaki berbagai penguatan kerja sama di berbagai bidang bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Berkali-kali Albanese menekankan persahabatan kedua negara. Saat menyampaikan belasungkawa terkait banjir dan longsor di Sumatra, ia mengatakan bahwa Indonesia dan Australia merupakan tetangga, mitra, sekaligus sahabat.
Terkait penandatanganan Traktat Keamanan pun, Albanese menekankan soal persahabatan. Menurutnya, penandatanganan ini merupakan cerminan persahabatan yang erat kedua negara, terutama dalam kerangka kemitraan strategis komprehensif.
Dan saat menutup konferensi pers, lagi-lagi Albanese menekankan soal persahabatan
“Saya tidak ragu bahwa hubungan antara Australia dan Indonesia akan terus semakin kuat di tahun-tahun mendatang. Kita akan terus bekerja sama sebagai negara tetangga, dan yang lebih penting lagi, sebagai sahabat untuk terus membangun kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” kata dia.
Tak hanya tentang persahabatan kedua negara, Albanese juga menyinggung soal persahabatan personal antara dirinya dengan Presiden Prabowo. Dia merasa terhormat karena pembawaan Prabowo yang murah hati dan sambutannya yang selalu hangat.
“Terima kasih Bapak Presiden. Dan terima kasih atas kata-kata yang begitu murah hati serta sambutan yang sangat hangat kepada saya di Jakarta ini, sahabat saya,” kata dia. (her/dav)












