Ilustrasi.

Semarang, Idola 92,6 FM-PGN menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD 353 juta pada tahun ini, guna mendukung pengembangan proyek strategis gas bumi nasional serta memperkuat ketahanan energi.

Sebagian besar capex tersebut, sekira 62 persen dialokasikan untuk pengembangan segmen midstream, downstream, dan sektor lainnya.

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama mengatakan fokus investasi diarahkan pada penguatan infrastruktur distribusi gas, pengembangan jaringan gas rumah tangga serta proyek-proyek strategis yang mendukung perluasan pemanfaatan gas bumi. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

Rachmat menjelaskan, sejalan dengan itu, PGN juga terus mendorong transformasi digital yang telah terintegrasi di seluruh rantai bisnis gas bumi.

Mulai dari operasi dan pemeliharaan aset, pengelolaan jaringan, hingga layanan pelanggan.

Menurut Rachmat, digitalisasi menjadi pilar penting dalam menjaga keandalan operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

“Digitalisasi PGN telah terintegrasi menyeluruh di proses bisnis gas bumi. Keamanan digital menjadi prioritas utama,” kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat menjelaskan, pada 2026, sistem cyber security PGN tercatat mencapai tingkat keamanan 100 persen, menandakan perlindungan infrastruktur digital perusahaan berada dalam kondisi optimal untuk menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi.

Investasi yang dilakukan PGN akan dijalankan secara selektif dan bertahap, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Rachmat meyakini, dukungan SDM yang profesional dan berintegritas menjadi motor utama keberhasilan pengembangan bisnis gas bumi ke depan.

“Dedikasi pekerja yang solid menjadi kunci untuk memastikan setiap investasi mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (Bud)