
Jakarta, Idola 92.6 FM-Kondisi nasional semakin baik selama 17 bulan kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tren positif tersebut.
Indikator Politik Indonesia merilis survei terbaru bertema Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden, Kepercayaan terhadap Lembaga Negara dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Jakarta, Minggu (8/2).
Survei yang dilakukan secara tatap muka ini dilakukan pada 15 – 21 Januari 2026 dengan sampel 1.220 orang dari seluruh Indonesia. Tingkat kepercayaan survei 95 persen dengan toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen.
Dari survei itu, Indikator mencatat kondisi ekonomi Indonesia membaik. Saat responden diberi pertanyaan bagaimana Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi nasional pada umumnya sekarang?
Sebanyak 35,5 persen responden menjawab sangat baik dan baik. Sebanyak 39,4 persen menjawab sedang, 21,4 persen menjawab buruk, dan hanya 2,7 persen yang menjawab sangat buruk.
“Dibandingkan kondisi pada September 2025, ada tren peningkatan jawaban baik dan penurunan jawaban buruk,” kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Rizka Halida.
Jawaban yang persis sama juga mengemuka saat responden dimintai tanggapan mengenai kondisi politik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Sebanyak 34,2 persen responden menjawab sangat baik dan baik, 38,2 persen menjawab sedang, 18,5 persen menjawab buruk, dan hanya 1,9 persen menjawab sangat buruk.
Bahkan untuk kondisi keamanan, mayoritas responden menjawab baik dan sangat baik dengan persentase 57,2 persen. Yang menjawab sedang sebanyak 28,5 persen, buruk 12,1 persen, dan sangat buruk hanya 1,4 persen.
Untuk kondisi penegakan hukum, survei juga menyigi sebanyak 41,8 persen responden menjawab sangat baik dan baik. Menyusul 32,4 persen menjawab sedang, 21 persen menjawab buruk, dan hanya 1,9 persen menjawab sangat buruk.
Masyarakat bahkan puas dengan kinerja pemberantasan korupsi selama Prabowo memimpin. Sebanyak 48,8 persen responden menyatakan kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia sangat baik dan baik. Sebanyak 25,7 persen menjawab sedang, 18,2 persen menjawab buruk, dan hanya 3 persen yang menjawab sangat buruk.
Dari sejumlah sektor tersebut, responden meminta pemerintah lebih memperhatikan lagi sejumlah persoalan. Masalah mendesak yang perlu segera ditangani pemerintah meliputi pengendalian harga kebutuhan pokok sebanyak 27,4 persen; pemberantasan korupsi (20,2 persen); penyediaan lapangan kerja (17,6 persen); dan upaya pengurangan kemiskinan (10,9 persen). (her/dav)














