
Semarang, Idola 92,6 FM-Dekranasda Jawa Tengah berpartisipasi dalam ajang pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Inacraft menjadi panggung penting, untuk menampilkan kekayaan kriya dan wastra unggulan Jateng yang telah melalui proses kurasi.
Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan ajang bergengsi ini juga menjadi ruang kreativitas, dan pemberdayaan bagi para perempuan. Hal itu dikatakan saat berada di Jakarta, kemarin.
Menurut Nawal, Dekranasda Jateng menampilkan 22 unit stan dari 14 kabupaten/kota berupa kriya unggulan.
Mulai dari batik, fesyen, aksesoris hingga kerajinan berbasis serat alam dan kayu yang mengangkat kearifan lokal.
Nawal menjelaskan, kehadiran Jateng di Inacraft merupakan wujud konsistensi dalam mempromosikan produk unggulan daerah, agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
“Kami menghadirkan beberapa produk-produk unggulan Jawa Tengah, termasuk batik, bukan hanya membawa kainnya saja, tapi juga sudah ready to wear (siap pakai) dan beragam aksesoris,” kata Nawal.
Lebih lanjut Nawal menjelaskan, salah satu produk andalan Jateng adalah Batik Rifaiyah dari Batang.
Batik itu merupakan warisan budaya yang telah ada sejak ratusan tahun lalu, dan memiliki nilai sejarah yang tinggi.
“Melalui ajang ini, produk kriya dan wastra lokal diharapkan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya. (Bud)








