Masyarakat mengikuti program Speling yang menjadi unggulan Pemprov Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin memimpin Jawa Tengah, program layanan dokter spesialis keliling (Speling) telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan.

Program ini sudah melayani 88.979 warga.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan program Speling kali pertama diluncurkan, sebagai salah satu program prioritas pada Maret 2025. Hal itu dikatakan saat mendampingi Menkes Budi Gunadi di Semarang, kemarin.

Menurut Luthfi, program Speling memiliki arget sasarannya menjangkau 1.278 desa di Jateng.

Luthfi menjelaskan, program tersebut selain melayani pemeriksaan kesehatan sacara umum, juga pemeriksaan kesehatan untuk penyakit tertentu yang dilakukan dokter spesialis.

Meliputi pemeriksaan tuberkulosis (TBC), kanker serviks, termasuk pemeriksaan rutin antenatal care (ANC) terhadap ibu hamil dan pemeriksaan gratis untuk penyandang disabilitas.

“Masyarakat Jawa Tengah sudah memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya. Program terkait dokter spesialis keliling itu yang menjadi andalan kita sehingga masyarakat desa betul-betul terlayani dengan dokter spesialis. Untuk CKG, Jawa Tengah nomor satu nasional,” kata Luthfi.

Lebih lanjut Luthfi menjelaskan, pemeriksaan gratis merupakan upaya preventif agar tidak terjangkit penyakit kronis.

Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, langkah ini merupakan cara efektif untuk mendukung kinerja pegawai.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jateng per 9 Februari 2026, ada 88.979 orang telah tersentuh Speling.

Terdiri atas 11.777 orang diberikan layanan ANC Ibu Hamil, 4.230 orang diperiksa kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa dan 39.031 orang dilayani pemeriksaan tuberkulosis serta sisanya pemeriksaan terkait beberapa penyakit lain. (Bud)