Noor Nugroho, Kepala KPw BI Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama perbankan di provinsi ini, menyiapkan kebutuhan uang rupiah sebesar Rp26,32 triliun untuk memenuhi peningkatan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Dana tersebut merupakan Uang Layak Edar (ULE) yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan layanan penukaran uang kepada masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Noor Nugroho mengatakan sebagai bentuk kesiapan layanan, pihaknya bekerja sama dengan perbankan dan mitra strategis membuka 251 titik layanan penukaran uang yang tersebar di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng di Semarang, Purwokerto, Tegal dan Solo. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Jumat (13/2).

Menurut Nugroho, seluruh rangkaian layanan penukaran uang ini dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.

“Kami sampaikan apresiasi kepada perbankan dan seluruh mitra kerja, atas sinergi yang terjalin dalam mendukung kelancaran distribusi uang rupiah,” kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan nasional.

“Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan kanal pembayaran digital seperti mobile banking, internet banking serta QRIS untuk mendukung kelancaran transaksi selama Ramadan dan Lebaran,” jelasnya.

Lebih lanjut Nugroho menjelaskan, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah dengan mengenali keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang dengan prinsip 5J, yakni tidak dilipat, tidak dicoret, tidak distapler dan tidak dibasahi. (Bud)