KA melintas di jalur rel yang sempat tergenang banjir dengan kecepatan terbatas.

Semarang, Idola 92,6 FM-Perjalanan kereta api (KA) kembali normal, setelah sempat terganggu akibat luapan air yang terjadi di Jembatan BH 46 Km 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu-Stasiun Brumbung serta di Jembatan BH 59 Km 27+9/0 antara Stasiun Gubug-Stasiun Tegowanu, Senin (16/2).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan guna memastikan keselamatan perjalanan KA, pada pukul 04.35 WIB jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air telah menutupi rel dan berpotensi membahayakan perjalanan KA.

Luqman menjelaskan, sebagai langkah antisipatif, pihaknya menerapkan perubahan pola operasi terhadap sejumlah perjalanan KA dengan memutar melalui lintas Brumbung-Gundih-Gambringan.

“Saat ini jalur sudah dapat dilalui KA dengan kecepatan terbatas, usai ketinggian air terus menurun dan penanganan yang dilakukan tim Prasarana KAI Daop 4 Semarang,” kata Luqman.

Menurut Luqman, setelah genangan air surut dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk dilalui.

Pada pukul 06.42 WIB jalur hulu dan hilir di Jembatan 59 petak jalan Tegowanu-Brumbung mulai dibuka kembali, dan jam 07.30 jalur di BH 46 juga sudah aman dilalui perjalanan KA dengan kecepatan terbatas.

“Perjalanan kereta api telah normal, dan tidak ada pola operasi memutar” jelasnya.

Lebih lanjut Luqman menjelaskan, tim Prasarana KAI Daop 4 Semarang terus melakukan penanganan intensif di lokasi dengan memantau debit air serta memeriksa kondisi rel, bantalan dan konstruksi jembatan guna memastikan keamanan jalur.

“KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses penanganan berlangsung,” pungkasnya. (Bud)