
Probolinggo, Idola 92.6 FM-Sosok satu ini mengelola P4S Excellent Farm, sebuah aplikasi yang memanfaatkan teknologi AI yang diberi nama “Cerdas Tani” Berbasis AI di desanya. Inovasi inilah yang mengantarkannya menjadi Juara Harapan I Lomba Inovasi Petani Milenial Hortikultura Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.
Sosok itu adalah Nur Hasyim Saputra (22), petani milenial dari Desa Muneng Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Kesehariannya ia memilih menggeluti pertanian hidroponik.
Dengan aplikasi Cerdas Tani Berbasis AI, masalah klasik yang sering dihadapi petani seperti pemupukan yang tidak efisien bisa tersolusikan. Karena selama ini banyak petani masih memupuk berdasarkan perkiraan atau kebiasaan, bukan kebutuhan riil tanaman. Akibatnya, pupuk sering berlebihan itu tidak hanya merugikan biaya tapi juga berdampak buruk bagi lingkungan.
“Aplikasi itu bisa digunakan apa saja. Memberikan pupuk tanaman itu akurat, sehingga tanaman tidak jamuran,”tutur Nur Hasyim kepada radio Idola Semarang, pagi (16/02) tadi.
Meski aplikasi baru running awal 2025, dan ada tiga kali perubahan, namun sejauh ini sudah ada 300-400 pengguna di Indonesia. Mereka yang mengikuti pelatihan, mendapat fasilitas gratis dalam penggunaan aplikasi.
Aplikasi ini mampu menganalisis secara presisi kebutuhan nutrisi tanaman berdasarkan jenis tanah, tanaman, dan tahap pertumbuhannya. Dengan panduan digital ini, petani dapat menentukan dosis pupuk yang tepat. Efisiensi adalah kata kunci dari inovasi ini. Bahkan, ada yang dari luar negeri kini mengandalkan Aplikasi Cerdas Tani untuk menghemat biaya dan meningkatkan hasil panen mereka.
Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Nur Hasyim Saputra, owner Aplikasi Cerdas Tani/petani milenial dari Desa Muneng Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. (yes/her)
Simak podcast wawancaranya:














