Semarang, Idola 92,6 FM-Menjelang Ramadan, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah menyalurkan tambahan 1,1 juta tabung elpiji 3 kilogram untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Langkah ini dilakukan, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama bulan puasa.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan tambahan pasokan setara 3.544 metrik ton (MT) tersebut, mulai disalurkan 17 Februari 2026. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Senin (16/2).
Taufiq menjelaskan, dari total tersebut, sebanyak 144 ribu tabung dialokasikan untuk wilayah Yogyakarta, sementara lebih dari satu juta tabung disebar ke berbagai daerah di Jateng.
Jumlah ini meningkat lebih dari 75 persen, bila dibandingkan penyaluran normal harian.
Menurutnya, penambahan ini bersifat fakultatif untuk menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan.
“Kami memastikan tambahan fakultatif ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kilogram selama Ramadan,” kata Taufiq.
Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, konsumsi elpiji rumah tangga biasanya meningkat saat Ramadan, seiring aktivitas memasak yang lebih intens menjelang sahur dan berbuka puasa.
Karena itu, Pertamina memerkuat distribusi guna menjaga stabilitas pasokan sekaligus mendukung pengendalian inflasi serta daya beli masyarakat.
“Kami juga mengingatkan, agar masyarakat mampu menggunakan elpiji non-subsidi, sehingga elpiji tiga kilogram sebagai produk subsidi dapat tepat sasaran. Saat ini tersedia Bright Gas non-subsidi dalam kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram,” jelasnya.
Taufiq menyebut, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi energi, terutama pada momentum penting seperti Ramadan, demi mendukung kenyamanan dan aktivitas masyarakat di Jateng-DIY. (Bud)















