Ambarawa, Idola 92.6 FM-Salah satu obyek wisata di Jawa Tengah yang menarik wisatawan adalah Wisata Museum KA Ambarawa. Museum Kereta Api Ambarawa atau (Indonesian Railway Museum) adalah museum perkeretaapian pertama di Indonesia yang berlokasi di Jl. Stasiun, Panjang, Ambarawa, Semarang.
Museum ini menjadi destinasi wisata edukasi sejarah perkeretaapian yang penting di Jawa Tengah, menampilkan perkembangan teknologi transportasi sejak masa Hindia Belanda. Bekas stasiun Willem I (tahun 1873) ini dikelola oleh KAI Wisata dan menampilkan koleksi lokomotif uap tua (usia tertua 1890), kereta kayu, dan peralatan operasional kolonial, serta menawarkan wisata kereta uap bergerigi.
Istimewanya wisata di Museum KA Ambarawan, pengunjung juga dapat menikmati perjalanan bersejarah bersama Kereta Wisata Heritage Ambarawa. Saat ini pengelola menyediakan ativitas Wisata, yakni Kereta Wisata Ambarawa-Tuntang dan Kereta Api Wisata Jalur Bergerigi. Melalui Kereta Wisata Ambarawa-Tuntang pengunjung dapat menikmati pemandangan Rawa Pening dan Gunung Telomoyo.
Sedangkan dengan Kereta Api Wisata Jalur Bergerigi, pengunjung dengan rute Ambarawa-Bedono dapat menikmati kereta api yang melewati rel bergerigi. Ini konon merupakan satu-satunya yang masih aktif di Indonesia.

Sementara itu, di Kabupaten Kudus juga menyajikan wisata yang tak kalah menariknya, yaitu: wisata religi Sunan Muria Kudus. Makam Sunan Muria terletak di puncak Gunung Muria (sekitar 1.600 mdpl), Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Sebagai bagian dari Wali Songo, makam Raden Umar Said ini menjadi pusat wisata religi yang ramai dikunjungi peziarah, dengan daya tarik pemandangan alam sejuk, kompleks masjid kuno, gentong keramat, dan tangga menuju puncak.
Lalu, mengulik Wisata Museum KA Ambarawa dan wisata religi Sunan Muria Kudus/ kami akan berbincang-bincang dengan dua narasumber, yakni: Corporate Branding & Communication PT Kereta Api Pariwisata, Riesta Junianti dan Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Bimo Sekti. (her/yes/dav)
Simak podcast diskusinya:















