Sejumlah penerima manfaat bereaksi saat disodori video berisi petikan ucapan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardiyanto yang menyebut program MBG itu jahat. Reaksi itu dikompilasi Andrea Yudiaswara melalui akun Instagram @andreayudias yang diunggah pada Kamis (26/2). Reaksi pertama datang dari petani pemasok bahan makanan MBG. (Foto Dok. Ig: @@andreayudias)

Jakarta, Idola 92.6 FM-Sejumlah penerima manfaat bereaksi saat disodori video berisi petikan ucapan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardiyanto yang menyebut program MBG itu jahat.

Reaksi itu dikompilasi Andrea Yudiaswara melalui akun Instagram @andreayudias yang diunggah pada Kamis (26/2). Reaksi pertama datang dari petani pemasok bahan makanan MBG.

“Siapa yang ngomong jahat, saya tangkep sendiri. Entar saya tangkep,” kata petani tersebut sambil bercanda.

Reaksi tidak setuju juga datang dari sejumlah siswa yang dia wawancarai. “MBG itu nggak jahat. Prabowo-Gibran itu enggak bodoh. Karena dari MBG kita dapat manfaat yang banyak,” kata siswa tersebut.

Siswa lain mengatakan MBG justru sangat membantu para remaja yang tidak beruntung lahir dari orang tua yang berkecukupan.

“Sebenarnya MBG tidak jahat karena sangat membantu kita para remaja, yang di mana ada beberapa orang yang kesulitan uang atau makan.”

Andrea juga mencoba meminta pendapat dari karyawan yang bekerja di dapur MBG. Karyawan itu mengatakan MBG justru membantu warga sekitar mendapat pekerjaan.

“MBG membantu lingkungan sekitar. (Membantu saya) untuk mendapat pekerjaan, anak sekolah mendapat gizi yang baik,” kata karyawan itu.

Baru tiga jam di-posting, konten Andrea ini disukai lebih dari 1.500 warganet. Informasi yang dia bagikan juga mendapat hampir 300 komentar.

Salah satu komentar datang dari akun @cicindra_. Dia mengomentari pendapat dari seorang siswi yang berhijab biru. “Si Mba2 yg hijab biru ternyata lebih pinter daripada Si BEM,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto mengatakan bahwa MBG merupakan proyek yang begitu jahat. Dia mengatakan hal itu dalam sebuah dialog di media sosial Youtube. (her/dav)