Semarang, Idola 92.6 FM – Tepat pada 20 Februari 2026, genap satu tahun pasangan Agustina Wilujeng–Iswar Aminudin (Agustina-Iswar) memimpin Kota Semarang. Dalam periode ini, arah pembangunan kota dirancang melalui lima pilar utama bertajuk Semarang Hebat: Semarang Bersih, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Makmur, dan Semarang Tangguh. Pemerintah kota menegaskan lima pilar ini bukan sekadar slogan, melainkan kerangka kerja kebijakan yang terintegrasi.
Di tengah tantangan besar, termasuk kebijakan efisiensi anggaran nasional melalui Inpres 1 Tahun 2025/ kinerja fiskal Kota Semarang justru tercatat relatif stabil. Pendapatan daerah dari sektor riil masyarakat menunjukkan tren positif. Pajak hiburan terealisasi lebih dari 106 persen, dan pajak restoran melampaui 104 persen dari target. Pemerintah kota menilai capaian ini sebagai indikasi bahwa roda ekonomi tetap berputar, ditopang oleh konsumsi dan aktivitas warga.
Di sektor infrastruktur, pilar Semarang Tangguh menjadi sorotan. Pemerintah kota mengklaim berhasil mengurangi genangan banjir di area seluas lebih dari 230 hektare. Namun demikian, persoalan banjir dan tata kelola air masih menjadi pekerjaan rumah besar yang terus dihadapi kota ini.
Sementara itu, di bidang kesehatan, program Semarang Sehat menunjukkan kemajuan signifikan. Akses layanan kesehatan diperluas, perlindungan warga meningkat, dan layanan bagi ibu hamil diperkuat. Salah satu capaian penting adalah peningkatan kepesertaan Universal Health Coverage atau UHC, yang melonjak dari sekitar 98 ribu peserta pada 2024 menjadi hampir 229 ribu peserta pada 2025.
Upaya di sektor kesehatan berjalan seiring dengan pengentasan kemiskinan. Dalam lima tahun terakhir, angka kemiskinan di Kota Semarang tercatat turun secara konsisten, dari 11,84 persen pada 2020 menjadi 9,36 persen pada 2025. Pemerintah kota meyakini, kesehatan dan ekonomi merupakan dua sisi yang saling menguatkan.
Namun, di balik berbagai capaian tersebut, pertanyaan penting tetap perlu diajukan: Apakah capaian ini sudah benar-benar menjawab harapan warga? Bidang apa yang patut diapresiasi, dan di sisi mana pemerintah kota masih perlu melakukan percepatan? Apa tantangan terbesar pembangunan Kota Semarang ke depan?
Untuk mengulasnya, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber: Dini Inayati (Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang) dan Yuwanto, PhD (Dosen DepartemenPolitik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang). (her/yes/dav)
Simak podcast diskusinya:















