Semarang, Idola 92,6 FM-PGN menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, guna menjaga keandalan dan keamanan distribusi gas bumi selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Langkah ini dilakukan, untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan Satgas RAFI merupakan langkah proaktif perusahaan, dalam mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan energi selama momentum hari besar keagamaan. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Kamis (5/3).
“Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN dalam menyalurkan gas bumi, baik gas pipa maupun LNG, kepada seluruh pelanggan secara aman dan andal di seluruh wilayah operasional kami,” kata Fajriyah.
Fajriyah menjelaskan, dalam pelaksanaannya, PGN memerkuat pengawasan jaringan distribusi dan infrastruktur gas bumi melalui pemantauan real-time dan patroli rutin serta pengawasan tekanan jaringan berbasis sistem supervisory control and data acquisition (SCADA).
Monitoring operasional juga dilakukan secara terintegrasi, melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN.
“Tim Penanganan Gangguan turut disiagakan selama 24 jam untuk merespons cepat setiap potensi kendala di lapangan. Koordinasi lintas unit dan afiliasi Subholding Gas juga diperkuat guna memastikan penanganan berjalan efektif dan terkoordinasi,” jelasnya.
Menurut Fajriyah, selama periode RAFI, PGN menyalurkan gas bumi kepada pelanggan rumah tangga dan pelanggan kecil serta sektor komersial dan industri, termasuk lebih dari sembilan pembangkit listrik.
Penyaluran ini didukung infrastruktur lebih dari 33.400 kilometer jaringan pipa, 13 SPBG dan tiga MRU serta tiga terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.
“Untuk sektor transportasi, PGN menyiapkan kapasitas Bahan Bakar Gas hingga 177.750 liter setara premium atau setara 8,2 BBTUD guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” pungkasnya. (Bud)















